Minuman yang Baik untuk Ibu Hamil

Minuman yang Baik untuk Ibu Hamil

Minuman yang Baik untuk Ibu Hamil – Terkadang, minum lebih mudah daripada makan, terutama selama trimester pertama. Namun, penting untuk minum dengan ‘benar’ demi kesehatan dan perkembangan bayi.

1. Air Putih

Mari kita mulai dengan pilihan minuman yang paling baik untuk semua orang, khususnya bagi ibu hamil, yaitu air putih. Air putih adalah minuman yang baik untuk ibu hamil dan paling penting Lucky Neko PG Soft dari minuman lainnya, termasuk saat Moms tidak sedang hamil. Selama kehamilan, kebutuhan air meningkat. Salah satu manfaatnya yakni sangat penting untuk kesehatan sel darah Moms. Konsumsi air yang cukup bisa mencegah mencegah dehidrasi. Dalam kondisi tertentu, dehidrasi dapat menyebabkan persalinan prematur pada beberapa wanita.

2. Air Kelapa

Minuman yang baik untuk ibu hamil lainnya adalah air kelapa. Sajian ini kerap dianggap sebagai salah satu minuman untuk mencegah dehidrasi. Hal ini dikarenakan air kelapa adalah minuman isotonik alami. Selain bagus untuk menambah cairan tubuh, air kepala juga baik untuk kesehatan kulit. Ini juga bermanfaat untuk mengisi kembali garam alami dalam tubuh. Selain itu, air kelapa mengandung elektrolit yang bisa membantu mengatasi kram kaki saat Moms sedang hamil.

3. Jus Jeruk atau Limun

Minum satu gelas jus limun atau jeruk ternyata bagus untuk tetap menghidrasi tubuh, selain itu vitamin C dalam kedua jus ini juga bagus untuk ibu hamil. Jika morning sickness membuat Moms kelelahan, segelas limun akan menjadi minuman yang baik untuk ibu hamil. Jus jeruk telah menjadi pilihan minuman yang baik untuk ibu hamil.

4. Susu Rendah Lemak

Segelas susu sehari dapat membantu Moms tetap sehat dan bugar. Ini berlaku tidak hanya selama kehamilan, tetapi juga saat Moms tidak sedang hamil. Konsumsi susu sebagai satu dari beragam minuman yang baik untuk ibu hamil sekaligus menyehatkan. Departemen Pertanian Amerika Serikat menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi tiga cangkir produk susu per hari, tapi itu tidak selalu berarti susu. Ahli diet terdaftar Julie Redfern mengungkapkan dalam sebuah artikel di Baby Center bahwa minum susu tanpa lemak atau rendah lemak dapat membantu Moms menghindari lemak jenuh.